Feature, Observasi

Kelakuan Murid Saat Tidak Ada Guru

Saya mencoba ingat kembali waktu duduk di bangku sekolah. Khususnya tingkat SD dan SMP. Dimana suatu posisi ditentukan oleh seorang wali kelas. Kemudian akan dipilih dengan teman-teman kelas. Yap, posisi itu adalah ketua kelas.

Siapa yang menjadi ketua kelas pasti mempunyai tugas berat. Apa itu? Selain manggil guru yang tidak masuk kelas. Ketua kelas harus bisa mengamankan kelas dari keributan murid agar tidak mengganggu kelas di sebelahnya. Khususnya untuk kelas yang terkenal dengan bandel/hobi ribut. Satu tugas ketua kelas ketika ia akan mengamankan kelas. Tugas itu adalah mencatat nama murid ribut dalam kelas ketika guru tidak bisa masuk saat jam pelajaran. Mudah bukan?

Ternyata perjuangan menjadi ketua kelas itu tidak gampang. Saya akan tulis sebanyak mungkin yang dapat dituangkan ketika nama murid itu tertulis atau akan ditulis di BUKU HITAM [Bukunya tidak berwarna hitam melainkan sampul berwarna cokelat].

Biasanya sebelum ketua kelas mulai mencatat nama murid yang ribut. Ketua kelas terlebih dahulu menulis besar-besar di papan tulis ‘SIAPA YANG RIBUT DICATAT’.

Berikut ini saya bocorkan aktifitas murid ketika guru tidak ada di kelas:

1. Suka mengancam ketua kelas jika namanya dicatat

Murid tersebut mengacam ketua kelas tidak akan selamat jika dia akan beranjak pulang setelah keluar dari gerbang sekolah. Murid seperti ini biasanya murid jagoan tingkat kelas dan seangkatannya.

2. Memberi aba-aba kepada ketua kelas kalau dia akan ngobrol dengan teman sebangku, tapi secara pelan

Sehingga murid lainnya tidak merasa terganggu. Biasanya murid ini memberi aba-aba dengan melemparkan kertas ke arah ketua kelas yang sudah tersedia tulisan di dalamnya.

 3. Berfikir “Ah, nama gue-kan udah dicatat kenapa harus diam.”

Akhirnya murid tersebut menjadi ribut seributnya hingga ia capek. Biasanya murid ini ketika namanya sudah tercatat ia senang menggangu teman lainnya supaya ia tidak sendirian dicatat. Ibaratanya ia seperti setan yang senang menggoda manusia.

 4. Izin ke kamar kecil

Biasanya ketua kelas hanya mengizinkan hanya tiga orang boleh keluar kelas. Ternyata murid yang keluar kelas katanya ingin ke kamar kecil tidak kunjung kembali. Padahal kalau dipikir kamar mandi sekolah tidak ada bersihnya sama sekali. Biasanya murid seperti ini sudah bosan melihat suasana kelas seperti ruangan kosong tanpa penghuninya.

5. Pertukaran tempat duduk karena ingin ngobrol dengan teman mainnya

Tempat duduk para murid juga ditentukan oleh wali kelas. Murid yang suka ngobrol diduetkan dengan murid pendiam. Sehingga murid yang punya hobi ngobrol merasa jenuh. Karena merasa ini bukan dunia dia untuk berdiam di tempat duduk yang membosankan.

6. Doyan ketok meja

Kenapa tidak sekalian ikutan ketok mejik. Haha. Ya sudah, sedang tidak membahas ketok mejik sekarang. Jadi ketua kelas terlebih dahulu mencari sumber suara dari murid ‘ketok’ tersebut. Kemudian ketua kelas memberi peringatan kepada murid ‘ketok’ meja sampai tiga kali. Harus disadari murid ini sangat terobsesi menjadi seniman atau film yang ia tonton semalam atau emang kebiasaanya nyanyi tanpa suara, tapi dialah yang mebuat irama sendiri.

 7. Punya alasan ijin ke kamar kecil, tapi malah pergi ke kantin

Murid ijin ke kamar mandi dengan waktu melewati SNI akan mendapat teguran dari ketua kelas. Masa bodoh, dia tidak akan pedulikan perkataan ketua kelas. Ketika kembali ke kelas ia membawa beberapa jajanan. Ketua kelas merasa dibohongin dan dibodohin. Akhirnya ia-pun tidak bisa marah kepada murid tersebut. Ketua kelas hanya bisa menggelengkan kepala. Murid ini mempunyai hobi ngemil di rumah. Jadi kalau murid ini tidak melakukan aktifitas apa-apa bawaannya akan terasa lapar menerus. Sehingga ia mencari segala tipu daya untuk mendapatkan makanan.

8. Sudah berkerjasama dengan murid lain

Ketika murid itu hanya punya makanan sedikit bakalan cepat habis ketika diminta sama teman lainnya. Bagaimana caranya persedian makanan tidak cepat habis? Jadi caranya adalah dengan berdiskusi terlebih dahulu dengan teman lainnya secara diam-diam.

Kemudian mereka menunjuk siapa yang akan melakukan aksi nekat ‘Jajan tanpa ketauan guru’. Biasanya mereka memilih murid yang sudah mahir dalam soal sembunyi dan sudah hapal gerak-gerik guru yang sering melintasi daerah kantin. Terpilih dua orang yang akan melakukan aksi nekat. Satu murid sebagai kode jika ada guru lewat. Satu lagi belanja sesuai dengan catatan teman-temannya.

Dua murid ini mendapatkan ongkos [baca:asuransi jiwa] jika ia ketangkap oleh guru BP. Setiap satu murid yang ingin nitip harus menambah kocek sebanyak lima ratus rupiah. Misi ini berjalan sangat rapi tanpa sepengetahuan ketua kelas. Lagi-lagi ketua kelas merasa telah dibohongin dan dibodohin. Insya Allah saya akan membahas masalah ini secara terpisah. Kalau saya ingat ya. ~:D

9. Suka tidur di kelas

Memang sih waktu jaman saya sekolah dulu mungkin jarang sekali saya melihatnya. Karena komplek perumahan saya rata-rata orangnya penurut semua dengan orang tua. Jadi, murid seperti ini hanya saya lihat beberapa anak ditiap kelas dan sangat berbanding terbalik dengan dunia perkuliahan. Murid yang suka tidur di kelas pasti kebanyakan nonton SMACK DOWN tengah malam.

10. Patut kita contoh

Murid yang rajin membaca materi baru atau mempelajari kembali yang tidak mengerti. Apabila ada yang tidak ia mengerti murid tersebut langsung minta izin kepada ketua kelas. Kemudian ia berjalan ke ruang guru piket dan setelah murid itu kembali ia tidak sendrian melainkan bersama guru piket yang akan menggantikan guru yang berhalangan masuk. Murid seperti ini pasti haus akan ilmu. Murid tersebut masih penasaran untuk menyelesaikan masalah yang belum ia mengerti.

Buat teman lainnya adalah petaka. Merekan sangat tidak mengharapkan murid yang seperti ini. Pasti murid lainnya akan menggunakan berbagai cara untuk tidak melakukan hal bodoh seperti ini. Maksudnya lebih baik tidak ada guru piket didalam kelas. Karena kalau ada guru piket maka guru itu akan memberikan tugas yang tidak sedikit jumlahnya.

11. Main ABC di kertas

Permainan ini membutuhkan paling sedikit empat orang atau bisa juga lebih. Ini adalah sebuah permainan sangat menyenagkan di sekolah. Siapa paling tinggi nilainya yang akan menang. Murid yang suka main ABC memiliki wawasan luas. Murid ini pasti senang menonton televisi, membaca koran, majalah. Baik itu majalah orang tuanya, kakak dan abangnya. Asal jangan membaca majalah dewasa saja. Kenapa dibutuhkan wawasan yang sangat luas? Karena ia harus mencari kata yang tidak sama dengan teman lainnya. Apabila jawabanny sama, maka nilainya akan dibagi dengan teman mempunyai jawaban sama.

 12. Bawa cermin kecil dan sisir ke sekolah

Ini khususnya untuk wanita. Nah, untuk murid yang satu ini akan mulai melancarkan aksinya kalau guru tidak datang ke kelas. Sudah pasti itu. Kadang-kadang cermin itu dapat berpindah tangan dari kepemilikannya. Murid seperti ini kelak ia tumbuh dewasa akan menjadi seorang model ternama. Apabila ia bisa menempatkan dirinya dengan baik.

Sudah. Dua belas saja cukuplah untuk mengetahui apa saja yang sering dilakukan para murid ketika guru sedang berhalangan ngajar. Mungkin kalian pernah melakukan kegiatan yang di atas tersebut? Saya pasti pernah. Kalau punya aktifitas lainnya kalian bisa nulis di kolom komen.

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s