SSEEMPAK

Jangan Banyak Bicara. Perbaiki

Hari selasa bukanlah hari yang baik buat gue. Bangun kesiangan. Semua aktifitas jadi berantakan. Gue bisa bilang bulan Januari 2014 adalah bulan dimana manajemen kuangan berantakan. Tidak hanya itu saja, aktifitas yang biasanya gue lakuin jadi engga berarti sama sekali.

Tidak perlu gue sesali ini semuanya. Gue hanya perlu menikmatinya saja dengan berpikir positif. Cuih, gaya banget kata-kata lo. Bisa jadi ini adalah pengalaman yang engga terlupakan. Haha. Terlau lebay. Tidaklah gampang membuat tugas akhir. Butuh kemandirian, kemauan yang keras, tidak pantang menyerah, dan tentunya harus terus bergerak biar cepat selesai.

Saat ini gue lagi ngetik menggunakan keyboard baru. Ya rasanya engga jauh berbeda denga keyboard sebelumnya. Serasa lebih kaku ketika menggunakannya. Mungkin karena masih baru. Perbedaan paling mencolok adalah dari segi jarak. Dulu gue ngetik berdekatan dengan layar Romance [baca: nama laptop Roe]. Sekarang, dengan adanya benda ini jarak pandang anda bisa menjauhi layar laptop anda. Beugh, kenapa gue jadi iklan. Fungsi jarak pandang disini adalah memperlambat mata menuju keminusan. Maksudnya kaca matanya. Sejujurnya gue kurang nyaman menggunakan kaca mata.

Pernah suatu ketika gue pergi tanpa menggunakan kaca mata. Buset, pusing. Jarak pandang berkurang. Susah mengenali seseorang. Kalau engga pakai kaca mata gue engga bisa tau mana cewek kece, mana cewek jadi-jadian.

Sebenarnya ini gue mau nulis apa sih? Masa tulisan beginian mau masuk kedalam blog.Curhatan macam apa ini.

Karena gue masih menjadi mahasiswa. Gue sangat merasakan susahnya bila tak punya uang. Mau makan enak harus mikir untuk hari berikutnya. Kalau lo menuruti semua keinginan lo, bakalan die men! Khususnya untuk anak kosan. Kalau yang punya rumah mah enak. Paling dia cuman engga bisa nongkrong sama teman-temannya.

Sewaktu gue masih tinggal sama orang tua. Entah kenapa gue engga terlalu banyak jajan di kantin. Gue lebih memilih masakan emak gue ketibang jajan.

“Serius lo Roe?”

“Seriusan.”

Bukan berati gue engga pernah jajan di sekolah. Jajan juga kayak anak yang lainnya. Mungkin karena orang tua gue terlalu perhatian. Jadi setiap pagi selalu tersedia susu putih dicampur susu coklat di atas meja makan. Baik bukan. Selalu sedia nasi goreng di pagi hari. Kalau belum kenyang biasanya gue langsung dibawa bekal sama emak untuk dimakan waktu jam istirahat sekaolah.

Entah kenapa gue sebagai lelaki pada masa itu engga ada rasa malu ketika mengeluarkan bontot dari dalam tas.Teman gue menertawakan gue? Tidak, mereka tidak pernah menertawakan. Malah mereka ingin nyicipin masakan emak gue. Pernah waktu gue lagi bosannya dengan bekal bontot emak. Gue suruh teman gue habisin tu makanan. Pasti dengan senang hatilah teman gue yang satu ini. Akhirnya setelah gue selesai jajan. Dia berhasil menghabiskan masakan emak gue. Tuh kan, pasti enaklah masakan emak gue. Kalian tau siapa yang habisin bekal gue ini? Iya, iya gue tau jawabannya apa. Kalian jelas aja engga tau. Itu cuma basa-basi gue aja. Biar keliatan tulisannya panjang. Seorang preman di kelas gue.

“Kok bisa sih, lo nyuruh dia habisin bekal lo?”

“Ya bisalah. Dia-kan teman gue.”

“Terus lo engga ikutan jadi preman bareng dia?”

“Enggalah. Gue dulu cupu mana mungkin ikutan yang gituan.”

“Terus lo bisa dekat dengan tu preman gimana caranya?”

“Nah, itu dia ceritanya. Gue bingung gimana ceritanya bisa temanan sama dia.”

“Sempak juga ini anak.”

“Mungkin aja karena kakak gue terlalu popular di sekolah, jadi dia tau gue itu adiknya.”

“Oh, popular di sekolah?”

“Iya.”

“Jangan-jangan dia suka dengan kakak lo lagi.”

“Suka engga sukanya gue engga peduli jaman dulu.”

Beberapa hari kemudian…

Ah, sempak. Selalu saja lupa mau nulis apalagi ketika ingin melanjutkan nulis. Ini mah, masih basa-basinya. Oh, mungkin karena terlalu banyak basa-basi ya. Bisa jadi sih.

Advertisements
Standard

2 thoughts on “Jangan Banyak Bicara. Perbaiki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s