Feature

Joko Widodo

Masa Kecil gue engga terlalu berat seperti film JOKOWI. Itu terlalu keren masa kecilnya pak Joko buat gue. Masa kecil gue datar. Gue dilahirkan untuk bermain tanpa banyak belajar arti kehidupan. Karena orang tua gue terlalu baik sama ketiga anaknya. Mereka engga mau melihat anaknya susah. Apalagi terhalang pendidikannya. Karena dengan adanya pendidikan kita dapat merubah masa depan kita.

Film ini terbilang bagus. Sangat cocok untuk anak-anak mengenal pentingnya kejujuran di usia dini. Engga bisa disogok dengan uang ataupun dengan yang lainnya. Beda dengan keadaan sekarang. Banyak kutipan penyemangat di film ini. Salah satunya adalah “Kita boleh terlahir sebagai orang miskin, tapi kita tidak boleh mati dalam keadaan miskin.” Katanya suatu penghinaan untuk orang yang matinya dalam keadaan miskin.

Continue reading

Advertisements
Standard
Feature, Observasi

Karakter Running Man Jika Di Indonesia

Jangan jalan. Lari. Kurang lebih seperti itu kata pembukanya. Itu sih cuma episode pertama doang dibilangnya, selebihnya gak pernah dengar lagi. Haha.

Pasti sudah banyak banget yang nonton ini acara. Running Man cukup terkenal di seluruh dunia. Ya kalau tidak masuk seluruh dunia setidaknya se-Asia juga boleh.

Sedikit saja penjelasan tentang Running Man. Formasi awal, pemain berjumlah tujuh. Tidak ada cewek. Hanya, tiap minggu selalu mendatangkan bintang tamu cewek kece.Dimana Ji Hyo terpilih menjadi pemain tetap Running Man. Wanita ini cukup tangguh dan tidak kalah saing dengan pemain cowok lainnya.

Variety show ini kerjanya lari-lari terus keluar keringat. Kalo udah capek dicabut name tag yang ada di punggung. Kalau stamina masih kuat, bisa bertahan lama sampai permainan selesai.

VJ-nya saja satu orang satu. Tau VJ kan? Kalau di Korea itu yang suka ambil gambar menggunakan alat perekam video atau biasanya sering disebut hadycam. Kalau versi yang gedenya gue gak tau namanya.

Kalau saja Running Man dibuat versi Indonesia dan gue terpilih menentukan siapa-siapa saja pemainnya. Gue bakalan milih…

Kenapa gue milih mereka? Seperti ini alasannya:

Continue reading

Standard
Feature, Observasi

Kelakuan Murid Saat Tidak Ada Guru

Saya mencoba ingat kembali waktu duduk di bangku sekolah. Khususnya tingkat SD dan SMP. Dimana suatu posisi ditentukan oleh seorang wali kelas. Kemudian akan dipilih dengan teman-teman kelas. Yap, posisi itu adalah ketua kelas.

Siapa yang menjadi ketua kelas pasti mempunyai tugas berat. Apa itu? Selain manggil guru yang tidak masuk kelas. Ketua kelas harus bisa mengamankan kelas dari keributan murid agar tidak mengganggu kelas di sebelahnya. Khususnya untuk kelas yang terkenal dengan bandel/hobi ribut. Satu tugas ketua kelas ketika ia akan mengamankan kelas. Tugas itu adalah mencatat nama murid ribut dalam kelas ketika guru tidak bisa masuk saat jam pelajaran. Mudah bukan?

Continue reading

Standard